
Guspurla Koarmada I Paparkan Strategi Operasi Pengamanan Laut Natuna Utara
SELAT LAMPA – Setelah menyelesaikan observasi di pulau-pulau terluar, Tim Peneliti Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (FH Untan) melanjutkan rangkaian penelitian lapangan ke Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I di Selat Lampa, Natuna, pada Jumat (12/6/2026).
Tim diterima oleh Kepala Staf Guspurla Koarmada I, Kolonel Laut (P) Indra Laksamana, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., bersama Letkol Laut (P) Arriman, S.M., CTMP, yang memaparkan pelaksanaan operasi pengamanan laut di kawasan Natuna Utara.
Selain melakukan wawancara, tim berkesempatan meninjau fasilitas pangkalan serta melihat secara langsung salah satu Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang menjadi unsur operasi pengamanan wilayah laut. Dalam diskusi dijelaskan bahwa pengawasan terhadap praktik illegal fishing tidak hanya mengandalkan patroli rutin, tetapi juga didukung oleh pemanfaatan informasi maritim, koordinasi lintas instansi, serta kesiapsiagaan unsur-unsur laut dalam merespons berbagai dinamika keamanan di kawasan perbatasan.

Bagi Tim Peneliti FH Untan, kunjungan ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai keterkaitan antara aspek pertahanan negara, penegakan hukum di laut, dan perlindungan sumber daya kelautan sebagai bagian dari kepentingan nasional Indonesia. Informasi yang diperoleh menjadi salah satu bahan penting dalam penyusunan rekomendasi kebijakan hukum yang mendukung penguatan tata kelola keamanan dan pengawasan di wilayah perbatasan.
Penelitian ini dilaksanakan oleh Tim Peneliti Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura yang diketuai oleh Dr. Evi Purwanti, LL.M., dengan anggota Dr. Endah Rantau Itasari, S.H., M.Hum., Ervin Riandy, S.H., M.H., Radifan, S.H., M.H., Henry Anderson Parapat, S.H., M.Kn., dan Rizki Amalia Fitriani, S.H., M.H. Tim juga melibatkan mahasiswa Program Magister Hukum Letnan Kolonel Laut (H) Santana Dipura, S.H., M.Tr.Opsla., serta mahasiswa Program Sarjana Hukum Samson.
Dalam pelaksanaan penelitian lapangan di Kabupaten Natuna, tim yang hadir secara langsung terdiri atas Dr. Evi Purwanti selaku ketua tim, didampingi oleh Ervin Riandy dan Henry Anderson Parapat. Kegiatan lapangan tersebut dilaksanakan untuk menghimpun data empiris melalui wawancara, observasi, dan diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah perbatasan Natuna Utara. Sementara itu, anggota tim lainnya berkontribusi pada tahapan perencanaan penelitian, analisis data, hingga penyusunan luaran penelitian. [epw]



