
Mahasiswa FH UNTAN Raih Juara 1 Lomba Video Berita IJTI Kalbar
Pontianak — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (FH UNTAN). Tiga mahasiswa FH UNTAN berhasil meraih Juara 1 kategori mahasiswa dalam Lomba Video Berita yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Barat.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Kartiah (A1011241015) sebagai presenter, Feby Maharani (A1011241049) sebagai reporter 2 sekaligus juru bahasa isyarat, dan Putri Aisyah A. (A1011241051) sebagai reporter 1.
Lomba tersebut mengangkat tema “Peran Generasi Muda Melawan Hoax” dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Anniversary Pengda IJTI Kalimantan Barat ke-7 serta HUT IJTI Pusat ke-28.
Lomba produksi video berita tersebut berlangsung pada 1–25 Agustus 2026 dan diperuntukkan bagi dua kategori peserta, yakni pelajar dan mahasiswa. Peserta tidak hanya dituntut menghasilkan video, tetapi juga menjalankan proses jurnalistik melalui peliputan di lapangan, stand up reporter, serta menghadirkan narasumber dalam karya yang diproduksi.
Mengasah Kemampuan Jurnalistik Generasi Muda
Lomba ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk tidak sekadar membuat konten, tetapi juga memahami proses produksi berita berdasarkan kaidah jurnalistik.
Ketua Panitia Lomba IJTI Kalbar, Anwar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai tantangan bagi pelajar dan mahasiswa untuk mempelajari pembuatan berita video sesuai dengan etika jurnalistik. Peserta juga diarahkan untuk merasakan secara langsung proses kerja jurnalistik televisi, mulai dari mencari informasi hingga menyusun dan menyajikan laporan.
Hal tersebut menjadi relevan di tengah perkembangan media digital, ketika kemampuan memproduksi konten semakin mudah dilakukan melalui perangkat pribadi. Namun, produk jurnalistik memiliki proses dan standar yang berbeda, terutama dalam hal pencarian informasi, verifikasi, peliputan, narasumber, dan penyajian informasi kepada publik.
Melalui tema “Peran Generasi Muda Melawan Hoax”, peserta juga ditantang untuk mengambil bagian dalam upaya membangun budaya informasi yang lebih kritis dan bertanggung jawab di tengah derasnya arus informasi digital.
Kolaborasi Tiga Mahasiswa FH UNTAN
Dalam kompetisi tersebut, Kartiah, Feby Maharani, dan Putri Aisyah membagi peran dalam produksi karya video berita yang mereka ikutsertakan dalam perlombaan.

Kartiah berperan sebagai presenter, sementara Feby Maharani menjalankan peran sebagai reporter 2 sekaligus juru bahasa isyarat. Adapun Putri Aisyah A. berperan sebagai reporter 1.
Pembagian peran tersebut memperlihatkan kerja kolaboratif dalam menghasilkan sebuah karya jurnalistik video. Tidak hanya kemampuan tampil di depan kamera, produksi berita juga membutuhkan kemampuan melakukan peliputan, menyusun informasi, menyampaikan laporan, serta memastikan pesan dapat diterima oleh khalayak.
Dalam proses penyusunan karya tersebut, ketiganya juga mendapatkan dukungan fasilitas PerenialLaw yang membantu proses produksi karya jurnalistik mereka.
Juara 1 dan Apresiasi atas Karya Mahasiswa
Pengumuman sekaligus penyerahan penghargaan dilaksanakan pada 5 September 2026, bertepatan dengan kegiatan seminar “Peran Jurnalis di Era Digitalisasi” yang diselenggarakan di Rumah Jabatan Ketua DPRD.
Dalam kegiatan tersebut, ketiga mahasiswa FH UNTAN menerima penghargaan sebagai Juara 1 kategori mahasiswa. Penghargaan yang diterima berupa piagam serta hadiah sebesar Rp1.200.000.
Prestasi tersebut menjadi capaian tersendiri bagi mahasiswa FH UNTAN karena lomba video berita IJTI Kalbar ini merupakan penyelenggaraan perdana. Kehadiran mahasiswa FH UNTAN dalam kompetisi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa mahasiswa hukum dapat mengembangkan kemampuan komunikasi publik, jurnalistik, dan literasi digital di luar ruang pembelajaran konvensional.
Mendorong Literasi Digital dan Kemampuan Komunikasi
Kegiatan tersebut juga memiliki relevansi dengan perkembangan dunia pendidikan tinggi yang semakin membutuhkan kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan informasi secara tepat, kritis, dan bertanggung jawab.
Kemampuan memahami informasi, melakukan verifikasi, menyusun narasi, serta menyampaikan pesan kepada masyarakat merupakan keterampilan yang dapat mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa di berbagai bidang.
Bagi mahasiswa hukum, kemampuan tersebut juga memiliki nilai strategis karena profesi dan bidang kerja hukum tidak terlepas dari kemampuan berkomunikasi, menyampaikan argumentasi, memahami informasi publik, serta membangun komunikasi dengan masyarakat.
Prestasi yang diraih Kartiah, Feby Maharani, dan Putri Aisyah diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa FH UNTAN lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani mengikuti berbagai kompetisi di tingkat daerah maupun nasional.
Penyelenggaraan lomba oleh IJTI Kalbar juga diharapkan dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak pelajar dan mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar dan mengalami secara langsung proses produksi karya jurnalistik. [Humas FH Untan]



