
Dosen Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura bersama Dosen Universitas Nusa Cendana Presentasikan Riset HAM di Wilayah Perbatasan pada Konferensi Internasional ICCONSIST 2026 di Semarang
Pontianak — Dua dosen Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak, bersama seorang dosen dari Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, berpartisipasi sebagai pemakalah dalam The 4th International Conference on Law, Conservation and Sustainable Development (ICCONSIST 2026) bertema “Law in a Changing World: Advancing Sustainability, Justice, and Good Governance” yang diselenggarakan pada 24–25 Juni 2026 di Grand Candi Hotel, Semarang. Mereka mempresentasikan hasil penelitian terkait perlindungan hak asasi manusia masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia, sebuah isu strategis yang terus menjadi perhatian dalam pembangunan hukum dan kebijakan nasional.
Penelitian yang dipresentasikan merupakan bagian dari program penelitian skema Penelitian Terapan yang didanai melalui Hibah Dana BIMA, Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), untuk tahun anggaran 2026. Riset ini mengangkat topik yang berfokus pada realitas ekonomi, hak atas standar hidup yang layak, serta prinsip kepentingan umum (bonum commune) bagi masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga, dalam kerangka Model Hukum BORDERS–HR (Border-Oriented Rights and Duties for Economic & Social Human Rights).

Para Pemakalah dan Judul Artikel
1. Rizki Amalia Fitriani, S.H., M.H. — membawakan artikel berjudul “Border Communities Economic Reality at Cross Border Post (PLBN) Entikong: the BORDERS–HR Legal Model”, yang mengkaji realitas ekonomi masyarakat di sekitar Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong serta model hukum berbasis pendekatan hak asasi manusia di wilayah perbatasan.

2. Sy. Muhammad Ikhsan, S.H., M.H. — membawakan artikel berjudul “Right to Adequate Standard of Living at the Border: A Human Rights Examination of Cross-Border Economic Dependency in Aruk, Sambas”, yang menyoroti hak atas standar hidup yang layak bagi masyarakat perbatasan melalui analisis ketergantungan ekonomi lintas batas di Aruk, Sambas, dari perspektif hak asasi manusia.
3. Petornius Damat, S.H., M.H. (Universitas Nusa Cendana) — membawakan artikel berjudul “The Bonum Commune Principle and Its Implementation Towards Private Rights on Economy of Atoin Meto in the Timor Border Region of Motaain and Wini”, yang mengulas penerapan prinsip kepentingan umum (bonum commune) terhadap hak privat ekonomi masyarakat adat Atoin Meto di wilayah perbatasan Timor, Motaain dan Wini, serta perlunya kerangka hukum BORDERS–HR sebagai instrumen kebijakan negara.
Tentang Konferensi

The 4th ICCONSIST 2026 diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) dengan tema “Law in a Changing World: Advancing Sustainability, Justice, and Good Governance”. Konferensi dibuka oleh Rektor UNNES, Prof. Dr. S. Martono, M.Si., dan menghadirkan keynote speech dari Dekan Fakultas Hukum UNNES, Prof. Dr. Ali Masyhar, S.H., M.H. Forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi hukum dari berbagai institusi dalam dan luar negeri untuk berbagi gagasan dan hasil penelitian terkini terkait isu hukum, keberlanjutan, keadilan, dan tata kelola yang baik di tengah perubahan dunia.
Sejumlah pembicara utama yang tampil dalam sidang pleno antara lain Prof. Dr. Suhadi, S.H., M.H.; Prof. Dr. Martitah, M.Hum.; Dr. Hajah Mas Nooraini binti Haji Mohiddin; Prof. Taih-Cherng Lirn; Martin Stene; Dr. Bhanu Prakash Nunna; Debbie Gaile Jacinto Bolos, Ph.D.; serta Prof. Frederik Euskirchen.
Dukungan Pendanaan
Penelitian dan partisipasi para dosen dalam konferensi ini didukung penuh oleh pendanaan Hibah Dana BIMA dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, tahun anggaran 2026. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mendorong penelitian hukum yang berdampak pada kebijakan, khususnya terkait perlindungan hak asasi manusia di wilayah perbatasan Indonesia. [-]
Tag:Dosen



